SMAN 1 Kuta Makmur Sambut Tim Puskesmas untuk Sosialisasi dan Skrining Perilaku Merokok Siswa

Kuta Makmur, 27 Agustus 2025 – SMA Negeri 1 Kuta Makmur hari ini menerima kunjungan tim dari Puskesmas Kuta Makmur dalam rangka program sosialisasi dan skrining perilaku merokok di kalangan siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko kesehatan akibat rokok serta meningkatkan kesadaran generasi muda tentang bahaya merokok, sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) di tingkat sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini diikuti oleh sekitar 50 siswa kelas X, beserta guru dan staf pendidik. Tim Puskesmas Kuta Makmur, yang dipimpin oleh Diana Fauziah sebagai koordinator program PTM, juga didampingi oleh mahasiswa FK Unimal yang koas, menyampaikan materi sosialisasi mengenai dampak negatif merokok terhadap kesehatan remaja, termasuk risiko kanker paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan perkembangan otak. Setelah sosialisasi, dilakukan skrining sederhana melalui kuesioner anonim untuk mengidentifikasi siswa yang memiliki perilaku merokok atau terpapar asap rokok secara pasif.

Plt Kepala Sekolah Dr. Nurmaida, M. Pd, sangat mengapresiasikan program yang dilakukan di SMAN 1 Kuta Makmur dan mengharapkan ada tindak lanjut dari hasil skrining perilaku merokok.

"Kami sangat mengapresiasi kerjasama dengan Puskesmas Kuta Makmur ini. Program seperti ini penting untuk membentuk siswa yang sehat dan bertanggung jawab. Dari hasil skrining awal, kami harap bisa segera memberikan intervensi seperti konseling bagi siswa yang membutuhkan," ujar Plt Kepala Sekolah SMAN 1 Kuta Makmur, Dr. Nurmaida, M. Pd, dalam dialog di ruang kerjanya.

Ibu Diana Fauziah menjelaskan bahwa skrining ini merupakan inisiatif nasional dari Kementerian Kesehatan RI untuk menargetkan anak usia sekolah 10-18 tahun. "Di Aceh Utara, khususnya Kecamatan Kuta Makmur, kami melihat peningkatan kasus remaja yang mulai merokok karena pengaruh lingkungan dan media sosial. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya mendeteksi, tapi juga memberikan edukasi agar siswa bisa menjadi agen perubahan di keluarga dan masyarakat," katanya.

Salah seorang siswa kelas X, Muhammad Taufik, menyambut positif kegiatan ini. "Saya baru sadar betapa bahayanya rokok setelah mendengar penjelasan tadi. Semoga teman-teman yang merokok bisa berhenti sebelum terlambat," ungkapnya.

Program ini sejalan dengan regulasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sekolah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan. Puskesmas Kuta Makmur berencana melanjutkan kegiatan serupa di sekolah lain di wilayahnya, dengan target mencapai 80% siswa usia remaja yang terskrining hingga akhir tahun 2025.

 

 

 

Kontak Humas SMAN 1 Kuta Makmur

Telepon : -

Email : -

Pendaftaran Peserta Didik Baru

Tahun Pelajaran 2025-2026

Kerjasama

Kerjasama dengan perusahaan, lembaga, instansi, dll.